Beranda > Artikel > Waduh, Indonesia Dijuluki Negara Baby Smoker

Waduh, Indonesia Dijuluki Negara Baby Smoker

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait mengatakan ada julukan yang sangat memalukan yang diberikan banyak negara di dunia terhadap Indonesia.

“Mereka menjuluki Indonesia sebagai negara baby smoker atau negara dengan perokok terbanyak dari kalangan remaja dan anak-anak. Ini memang fakta yang harus kita terima karena memang data atau jumlah perokok terbanyak di Indonesia memang dari kalangan anak dan remaja,” ujar Aris di Denpasar, Bali, Sabtu (19/5).

Menurut Aris, hingga saat ini, ada 69 persen remaja di Indonesia menjadi perokok aktif. Para remaja tersebut sudah tinggal dalam lingkungan dan keluarga perokok.

Selain itu, ada 89 juta anak di Indonesia yang terpapar asap rokok dan terancam rusak kesehatannya. Dari jumlah tersebut ada 230 ribu anak yang di bawah usia 10 tahun sudah menjadi perokok aktif.

“Data terakhir di Sukabumi misalnya, ada seorang anak berusia 11 bulan sudah jadi perokok aktif setiap 5 menit sekali dan ada perubahan perilaku atau sakau bila tidak merokok. Inilah salah satu fakta mengapa Indonesia dijuluki sebagai negara Baby Smoker oleh negara lainnya di dunia,” ujarnya.

Berdasarkan data tersebut, pada akhir Mei 2012, Komnas Perlindungan Anak akan mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Jakarta Pusat terhadap industri rokok dan pemerintah karena terjadi proses pembiaran seperti iklan rokok, sponsorship, distribusi rokok di Indonesia.

Ada tujuh anak yang terlibat langsung dalam gugatan tersebut dan mereka akan bertindak sebagai penggugat kepada industri rokok dan pemerintah

sumber

Kategori:Artikel
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s