Beranda > Artikel > Ironis! 34 Persen Remaja di Denpasar Merokok

Ironis! 34 Persen Remaja di Denpasar Merokok

 

Berita heboh dari Bali. Bahwa sebesar 34 persen remaja di Denpasar, Bali, perokok aktif. Data tersebut berdasarkan survei terakhir dari Pusat Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (PS IKM) Universitas Udayana dan Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Survei menyasar remaja pria dan perempuan usia sekolah yakni 14-19 tahun di empat kecamatan di Kota Denpasar. Dari 194 responden yang diwawancarai, kata peneliti PS IKM Universitas Udayana I Made Kerta Duana, mereka mengakui telah mengenal dunia rokok sejak umur 14 tahun.

Sesuai definisi perokok adalah mereka yang setahun terakhir mengisap rokok secara aktif. “Kami mewancarai mereka mulai kapan mengenal rokok, motivasi dan merek rokok apa yang disukai,” kata Duana di Denpasar, Sabtu (10/3).

Sebagian besar remaja mengaku awalnya hanya ingin mencoba merokok karena tidak ingin dikatakan banci atau kurang gaul. Alasan lain, karena pergaulan menuntut mereka harus merokok agar tidak dikucilkan. Selain itu, mencontoh perilaku orang tua yang merokok di rumah.

Ditambahkan Duana, survei hanya menyasar 18 orang di setiap banjar atau lingkungan sosial terkecil di Bali.

Tingginya jumlah perokok remaja di Denpasar ini mengundang keprihatinan berbagai pihak. Untuk melindungi hak-hak warga khususnya anak-anak sebagai generasi muda mendatang, kini berbagai elemen mendukung segera diimplementasikannya Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di seluruh Bali

sumber

Kategori:Artikel Tag:, , , ,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s